Example floating
Example floating
Hukum & Kriminal

Tim Tabur Kejati Sumut dan Kejari Madina Amankan DPO Tersangka Dugaan Korupsi DAK Dinas Pendidikan Madina TA 2020

446
×

Tim Tabur Kejati Sumut dan Kejari Madina Amankan DPO Tersangka Dugaan Korupsi DAK Dinas Pendidikan Madina TA 2020

Sebarkan artikel ini

Medan -LensaBidik.Com

Tim tangkap buron (Tabur) Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dan Kejaksaan Negeri Mandailing Natal, Jumat (27/9/2024) sekitar pukul 13.00 WIB berhasil mengamankan/melakukan penangkapan terhadap DPO Kejati Sumut atas nama AGM di Desa Purba Julu, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Kajari Madina Muhammad Iqbal, SH,MH dan disampaikan Kasi Penkum Kejati Sumut Adre.W Ginting,SH,MH bahwa proses penangkapan terhadap tersangka bermula dari informasi masyarakat bahwa DPO an. AGM berada di Desa Purba Julu, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal.

Baca Juga :  Polres Tanjung Balai Pers Release Amankan 6 Pencuri Spesialis Rumah Kosong

“Dari informasi tersebut dilakukan pengintaian dan pemantauan terhadap DPO dan sekitar pukul 11.30 WIB Tim memastikan bahwa AGM sedang melaksanakan salat Jumat di salah satu masjid dan setelah keluar dari masjid, Tim langsung mengamankan tersangka tanpa melakukan perlawanan,” paparnya.

Baca Juga :  Perintah Kadis PUPR Sumut Dicuekin, Proyek SPAM Mebidang Rp 56 Miliar Belum Diperbaiki

Perlu diketahui, lanjut Adre W Ginting bahwa sebelumnya (18 September 2023) AGM telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) Pada Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal Tahun Anggaran 2020.

Baca Juga :  Antisipasi Masuk Narkoba Melalui Kapal, Sat Polairud Polres Tanjung Balai Periksa Kapal Yang Masuk Perairan Tanjung Balai

“Beberapa kali tersangka dipanggil secara patut oleh penyidik untuk diambil keterangannya sebagai tersangka namun tidak pernah hadir hingga akhirnya penyidik menetapkan tersangka sebagai DPO,” katanya.

Setelah diamankan, lanjut mantan Kasi Intel Kejari Binjai ini, tersangka dibawa dari Kejari Madina ke Kejati Sumut untuk proses lebih lanjut.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *