Example floating
Example floating
Berita

Ronggur, Anggota DPRD Binjai Fraksi Gerindra bersama GMD ,Gelar Aksi di Kantor Gubernur Sumut dan Rumah Dinas Kapolda: Desak Penutupan THM Dekat Perbatasan Deli Serdang-Binjai

360
×

Ronggur, Anggota DPRD Binjai Fraksi Gerindra bersama GMD ,Gelar Aksi di Kantor Gubernur Sumut dan Rumah Dinas Kapolda: Desak Penutupan THM Dekat Perbatasan Deli Serdang-Binjai

Sebarkan artikel ini

Medan– Lensabidik.Com

Anggota DPRD Kota Binjai dari Fraksi Partai Gerindra, Ronggur, melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sumatera Utara dan Rumah Dinas Kapolda Sumut pada awal pekan ini. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes atas maraknya peredaran gelap narkotika, khususnya di wilayah hiburan malam (THM) yang terletak di perbatasan Kabupaten Deli Serdang dan Kota Binjai.

Dalam orasinya, Ronggur menuntut pemerintah provinsi dan aparat penegak hukum untuk segera menutup tempat hiburan malam yang diduga kuat menjadi sarang peredaran narkoba. Menurutnya, sudah banyak korban berjatuhan akibat praktik ilegal yang berlangsung di tempat-tempat tersebut.

Baca Juga :  Memeriahkan HUT KEMRI, Pemkab Nias Selenggarakan Lomba Lari 10 K Putra Dan 5 K Putri

“Kami minta Gubernur Sumatera Utara bersikap tegas. Instruksi terkait perda P4GN (Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba) jangan hanya sekadar seremonial, tapi harus benar-benar diterapkan,” tegas Ronggur.

Baca Juga :  Wabup Aceh Timur Terpilih T. Zainal Abidin Antar Jenazah TKI yang Meninggal di Malaysia ke Rumah Duka

Ia juga menyoroti perlunya keberanian semua pihak untuk membongkar praktik mafia narkoba yang sering berlindung di balik izin usaha hiburan. Ronggur menolak keras jika aparat dijadikan kambing hitam dalam kasus-kasus seperti ini.

“Jangan aparat dijadikan tumbal oleh mafia. Saya sendiri baru-baru ini mendapat teror setelah bersuara keras terkait narkoba. Tapi saya tidak akan mundur,” tambahnya dengan nada geram.

Baca Juga :  Kemunafikan Politik PDIP di Kebijakan PPN 12 Persen

Aksi ini mendapat perhatian dari masyarakat dan sejumlah aktivis antinarkoba yang ikut menyuarakan keprihatinan mereka terhadap situasi tersebut. Mereka berharap pemerintah dan aparat penegak hukum segera mengambil tindakan nyata, bukan hanya wacana.

Ronggur menegaskan, perjuangan ini akan terus berlanjut hingga ada langkah konkret dari pihak berwenang, termasuk penutupan tempat hiburan yang terbukti menjadi tempat transaksi narkotika.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *