LensaBidik.Com-Kisaran
Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Asahan menjadi sorotan pegawainya, setelah melakukan pemindahan buku transfer gaji Pegawai Kementrian Agama di lingkup Kabupaten Asahan, menuai kecaman, karena dianggap tidak melakukan sosialisasi kepada pegawai Kemenag Asahan, tentang alasan pemindahan transfer gaji yang terkesan mendadak.
Hal ini seperti dikatakan salah seorang pegawai dilingkungan Kemenag Asahan yang meminta agar nama dan inisialnya tidak disebutkan, merasa kecewa karena tidak ada sosialisasi yang mengharuskan pemindahan gaji di lakukan.
“Kamipun heran, kok tiba-tiba ada masuk pemberitahuan bahwa mulai Juli seluruh gaji pegawai Kemenag Asahan dipindahkan, dari bank BRI ke Bank BSI, lho kok bisa tiba-tiba, apa alasannya, toh selama ini pengambilan gaji lewat BRI aman-aman saja, bahkan pegawai Kemenag Asahan pun banyak yang menggadaikan SK pegawainya untuk mendapatkan pinjaman, lantas bagaimana ceritanya kok bisa seperti ini?,”ujar wanita berhijab ini kepada media, Selasa (8/7).
Lebih jauh di jelaskan pendidik ini, cara-cara yang dilakukan Kepala Kemenag Asahan merupakan bentuk arogansi atas nama kekuasaan, sehingga tidak memikirkan keberlanjutan kepentingan orang banyak.
“Inilah bentuk arogansi kekuasaan beliau, walaupun itu merupakan kewenangan Kakankemenag, namun setidaknya di sosialisasikan kepada kami, sehingga hal yang menyangkut pinjaman pegawai di BRI ada solusi dan tidak berdampak secara administratif kedepannya, yang akhirnya kami (pegawai Kemenag Asahan) di korbankan,”ujarnya geram.
Terkait hal tersebut, Kepala Kantor Kementrian Agama Asahan Dr.H. Syarifuddin Daulay, MPd belum bisa dikonfirmasi karena masih fokus pada penjemputan jamaah haji asal Kabupaten Asahan yang hari ini (Selasa 8/7) sudah tiba di tanah air.
“Nanti saya hubungi ya,.setelah proses pemulangan jamaah haji ini ya adinda,”ujar Sarifuddin kepada salah seorang wartawan yang melakukan liputan haji di Asrama Haji Medan.
Bantahan Kakan Kemenag Asahan
Kakan Kemenag Asahan Syarifuddin Daulay membantah hal itu, beliau menyampaikan bahwa dari tahun 2022 kita sudah sosialisasikan hal tersebut dan tidak pernah kita paksakan kepada para pegawai hanya saja kita terus menghimbau masalah tersebut dan tidak ada yang di korbankan, beliau juga merasa heran dikatakan arogansi kekuasaan Kakan Kemenag, dimana arogansinya saya penuh heran..dan ini luar biasa fitnahnya ujar Kakan Kemenag Asahan Syafruddin Daulay melalui sambungan Telepon saat iring-iringan jamaah haji asal Asahan yang kembali dari tanah suci menuju Asahan.
Kakan kemenag asahan telah mensosialisasikan kepada seluruh para pejabat struktural, fungsional, para kepala seksi, ka. Madrasah dan juga para kepala Kua kecamatan pada tahun 2022. Semua sudah kita undang dan kita sosialisasi. Para pegawai tidak ada yang dikorbankan.. ujar Kakan Kemenag Asahan














