Pulau Tello, Nisel – Lensabidik.Com
Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Nias Selatan nomor urut 2, Firman Giawa, SH.,MH dan Robert ZM Dachi, SE bekerja sama dengan Komunitas St.Thomas dari Jakarta melaksanakan bakti sosial berupa pengobatan gratis kepada masyarakat bertempat di RS.Tello di Desa Loboi Kecamatan Pulau-pulau Batu, Selasa (12/11).
Bakti sosial berupa pengobatan gratis kepada masyarakat Tello digagas oleh pasangan Firman-Robert bekerjasama dengan komunitas Santo Thomas Jakarta dan didukung oleh Rumah Sakit Tello.

Pengobatan gratis yang dilaksanakan akan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 12 s/d 15 November 2024,meliputi cek darah, fisioterapi, konsultasi kesehatan serta memberikan obat-obatan gratis kepada masyarakat.
Pada pengobatan tersebut melibatkan dr.Ferry Nurhadi (dr umum) dr.Bertha Soegiarto Sp.A (dokter spesialis anak)
dr.Lina Darmadji (dr umum) dari Komunitas Santo Thomas Jakarta Jakarta.
“Robert MZ Dachi calon wakil Bupati Nias Selatan yang berpasangan dengan Firman Giawa kepada beberapa awak media menyampaikan bahwa,ini adalah upaya awal untuk memajukan kembali RS Tello agar menjadi rujukan berobat bagi masyarakat Kepulauan Batu,” ujarnya .
Kerja sama antara pihak komunitas Santo Thomas Jakarta, Robert menjelaskan untuk tahap awal adalah pengobatan umum dan Spesialis Anak, dari data ini nanti akan kita datangkan dokter spesialis sesuai kebutuhan yang banyak dibutuhkan di Pulau Pulau Batu.
Robert Dachi menambahkan, kegiatan bakti sosial ini, selain pengobatan awal sekaligus mencari data awal, atau keluhan warga selama ini sekaligus mengidentifikasi jenis penyakit yang sering dialami masyarakat Kepulauan Batu, agar tenaga medis dan kebutuhan untuk dokter spesialis lebih efesien ,” tandas Robert Dachi.
Pada tempat terpisah salah seorang pasien,TB seorang ibu rumah tangga mengucapkan terimakasih atas pengobatan gratis ini yang digagas oleh pasangan Firman-Robert bekerjasama dengan komunitas Santo Thomas Jakarta. Dia menyampaikan terima kasih banyak, kiranya kegiatan ini dapat berlanjut seterusnya.
Selama ini warga Kepulauan Batu cukup prihatin, mengingat pelayanan kesehatan di beberapa Pusat Layanan Kesehatan yang ada di Kepulauan tidak memadai,” tuturnya.
“Jelang setahun Kepulauan Batu dilanda kejadian luar biasa (KLB) deman berdarah dan malaria, sejumlah korban meninggal dunia akibat penyakit tersebut, bahkan sampai sekarang ini wabah tersebut masih belum tertangani sepenuhnya, ungkapnya.
Maka untuk itu, kami berharap kepada pasangan Firman-Robert yang mencalonkan diri sebagai pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Nias Selatan pada Pilkada serentak 27 November mendatang, apabila terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati, kiranya Kepulauan Batu yang terdiri dari 7 Kecamatan 87 Desa menjadi perhatian khusus masalah kesehatan,” pungkasnya.














