Example floating
Example floating
Pendidikan

UIN SUNA Lhokseumawe Gelar PBAK 2025, Hadirkan 1.016 Mahasiswa Baru. 

315
×

UIN SUNA Lhokseumawe Gelar PBAK 2025, Hadirkan 1.016 Mahasiswa Baru. 

Sebarkan artikel ini

Lhokseumawe – Lensabidik.Com

UIN SUNA Lhokseumawe Gelar PBAK 2025, Hadirkan 1.016 Mahasiswa Baru.Rektor UIN Sultanah Nahrasiyah Prof, Dr, Danial, M.Ag, Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe menyelenggarakan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2025 selama tiga hari, 27–29 Agustus 2025, di Gedung Serbaguna kampus setempat.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Rektor UIN SUNA Lhokseumawe, Prof. Dr. Danial, M.Ag dalam rangkaian rapat senat terbuka dalam rangka PBAK. Tahun mengangkat tema “Kampus Peradaban: Harmoni Moderasi Beragama, Menuju Generasi Unggul dan Bermartabat.”

Baca Juga :  30.830 Siswa MA Ikuti TKA, Kakanwil Kemenagsu : Harus Jujur dan Percaya Diri

Ketua Panitia PBAK yang juga Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Dr. Darmadi, M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan diikuti oleh 1.016 mahasiswa baru. Rincian peserta terdiri atas Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) sebanyak 675 orang, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) 117 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) 136 orang, serta Fakultas Syariah 85 orang.

Baca Juga :  Cerdas Berbahasa, Madrasah Mendunia

“Mahasiswa baru akan dibekali materi pengenalan budaya akademik, baik secara internal maupun eksternal. Secara internal, mereka diperkenalkan dengan sistem perkuliahan, SIAKAD, layanan perpustakaan, serta tata kelola akademik,” jelas Dr. Darmadi.

Sementara itu, pembekalan eksternal mencakup moderasi beragama, Ekoteologi, pencegahan kekerasan dan pelecehan seksual, isu gender, wawasan kebangsaan, anti-radikalisme, hingga bahaya narkoba.

Baca Juga :  Siswa MAN 2 Labura Sabet Penghargaan Nasional, Raih Juara 1 Gen Halal Championship 2025

Selain itu, mahasiswa baru juga dikenalkan dengan organisasi kemahasiswaan di lingkungan kampus, serta mengikuti pengembangan bakat dan minat yang dibimbing langsung oleh pengurus organisasi mahasiswa (Ormawa), unit kegiatan mahasiswa (UKM), maupun unit kegiatan khusus (UKK).

“Dalam pelaksanaan PBAK ini, kami menegaskan bahwa sesuai arahan Kementerian Agama, kegiatan tidak boleh menggunakan kekerasan, baik secara fisik maupun verbal,” tegas Dr. Darmadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *