Medan – Lensabidik.Com
Nai’lah Safa Az-Zahra putri salah seorang Bintara TNI Angkatan Udara yang merupakan salah satu siswa SMA Negeri 1 Matauli Pandan Sibolga lulus di 23 kampus Top diluar negeri yang tersebar di 5 negara ( Amerika, Australia, Kanada, Inggris, Belanda) yaitu :
1.University of California, Davis – Applied Chemistry
2. Alfred University – Renewable Energy Engineering
3. Indiana Institute of Technology – Biomedical Engineering
4. Indiana University Bloomington – Chemistry
5. Pennsylvania State University – Environmental System Engineering
6. Purdue University – Environmental & Ecological Engineering
7. Long Island University – Biochemistry
8. Clarkson University – Environmental Engineering
9. Wesleyan College – Applied Chemistry
10. University of Manchester – Civil Engineering (Foundation)
11. University of Manchester – Environmental Science (Foundation)
12. University of Manchester – Earth & Planetary Science (Foundation)
13. University of Edinburgh – Civil Engineering
14. Curtin University – Chemical Engineering
15. Monash University – Engineering (Honours)
16. University of Queensland – Civil Engineering
17. University of Sydney – Environmental Engineering
18. Australian National University – Engineering (Honours)
19. University of Western Australia – Engineering (Honours)
20. University of Melbourne – Bachelor of Science
21. University of Toronto – Physical & Environmental Sciences
22. University of Alberta – Engineering
23. Wageningen University & Research – Environmental Sciences
Dan akhirnya berhasil mendapatkan Beasiswa Indonesia Maju (BIM ) di Wageningen University & Research, Belanda jurusan Environmental Sciences (Ilmu Lingkungan) dengan Beasiswa Indonesia Maju, yang merupakan salah satu universitas terbaik di dunia khususnya dalam bidang ilmu lingkungan dengan fokus pada bidang pertanian, pengelolaan lingkungan, dan teknologi pangan.
Untuk mencapai semua itu bukanlah hal mudah, sejak di bangku SMP Nailah sudah bertekad dan mempunyai cita cita untuk dapat menempuh Pendidikan di luar negeri. Selama menempuh pendidikan disekolah Nailah telah mengukir berbagai prestasi yang membanggakan dalam kompetisi tingkat nasional hingga internasional, diantaranya Silver Medalist in Chemistry at Sutomo World Education Expo 2023, Silver Medalist in Chemistry at the National Education Day Science Olympiad 2023, Silver Medalist in Chemistry at Pre-OSK Science Olympiad, dan meraih Silver Award in International Virtual Competition of Creative & Innovative Idea 2024 di Malaysia melalui projeknya inovasi konversi sampah organik menjadi energi listrik. Di luar bidang akademik, Nailah juga sering mengikuti program-program bertaraf internasional di luar sekolah untuk mengembangkan soft skillnya terutama kemampuan berbahasa Inggris dan pengetahuan antarbudaya. Dari situ, Nailah berhasil menjadi semi-finalis dari program beasiwa pertukaran pelajar ke Amerika Serikat Kennedy-Lugar Youtgh Exchange & Study (KL-YES), semi-finalis perwakilan Indonesia dalam program TechGirls Exhange Program 2024, dan menjadi penerima beasiswa dalam mengikuti workshop AFS Global STEM Innovators 2023 di Jakarta. Menurutnya, partisipasi dalam kesempatan tersebut sangat berperan signifikan dalam proses untuk mencapai impiannya untuk berkuliah di luar negeri. Pengalaman tersebut tidak dapat ia dapatkan di sekolah dan berhasil mempertemukannya dengan siswa-siswi SMA terbaik dari seluruh Indonesia yang memberikannya banyak pelajaran berharga.
Ketertarikan Nailah dalam bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) semakin mendalam setelah ia mengikuti pembinaan terpusat Beasiswa Indonesia Maju Taman Sains selama 10 bulan di Jakarta. Bersama 48 kandidat penerima beasiswa lain yang berasal dari SMA terbaik di Indonesia,Nailah berpartisipasi dalam kelas-kelas intensif seperti Synthetic Biology, Engineering for Physics, hingga Python Programming for Scientists. Ia juga mengembangkan passion project, Sungai SaverBot, berupa robot pembersih sungai yang dirancang bersama timnya untuk menjawab persoalan pencemaran air di Indonesia. Pengalaman tersebut mengasah kepeduliannya terhadap isu lingkungan, sekaligus memperkuat tekadnya untuk menekuni bidang Environmental Sciences di Wageningen University & Research, Belanda.
Nailah menaruh harapan besar untuk dapat berkontribusi nyata bagi Indonesia di masa depan. Ia percaya bahwa ilmu yang ia pelajari kelak bukan hanya akan menjadi bekal akademis, tetapi juga alat perjuangan untuk menjawab tantangan lingkungan di tanah air. Menurutnya, Indonesia adalah negara yang kaya akan sumber daya alam, namun masih menghadapi persoalan serius seperti pencemaran air, deforestasi, dan krisis pengelolaan sampah. Melalui jurusan Environmental Sciences, Nailah ingin menjadi bagian dari solusi dengan membawa pendekatan ilmiah dan teknologi yang berbasis keberlanjutan, namun tetap relevan dengan kondisi sosial masyarakat Indonesia.
Sebagai putri seorang Bintara TNI AU, Nailah mengaku semangat juang dan kedisiplinan adalah nilai-nilai yang telah ditanamkan oleh Ayahnya sejak ia kecil. Hal inilah yang terus menjadi bahan bakarnya untuk mengejar mimpi setinggi langit dan kembali mengabdi ke tanah air. Ia berharap kisahnya bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia lainnya untuk berani bermimpi, bekerja keras, dan terus membawa manfaat, di mana pun mereka berada.













