Example floating
Example floating
Berita

REMBUK STUNTING TINGKAT KECAMATAN SOMOLO-MOLO DIHADIRI BUPATI NIAS

105
×

REMBUK STUNTING TINGKAT KECAMATAN SOMOLO-MOLO DIHADIRI BUPATI NIAS

Sebarkan artikel ini

Lensabidik.Com-Nias

Bupati Nias Ya’atulo Gulo, S.E., S.H., M.Si hadiri Pelaksanaan Rembuk Stunting Tingkat Kecamatan Somolo-molo di Gedung GSJA Huno Kecamatan Somolo-molo, Selasa
(02/07/2024).

Camat Somolo-molo Abadi D.M. Halawa, S.H. menyampaikan bahwa tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk mendeklarasikan komitmen Pemerintah Kabupaten Nias bersama masyarakat terkait intervensi stunting serta merumuskan intervensi gizi spesifik untuk mengatasi penyebab stunting.

Sementara itu, Bupati Nias pada arahan dan bimbingannya mengatakan bahwa masalah stunting sangat penting dan harus ada reaksi atau tindak lanjutnya melalui beberapa aksi tentunya menjadi hal yang wajib untuk dilaksanakan karena stunting merupakan masalah yang sangat serius.

“Stunting adalah masalah masa depan Kabupaten Nias. Bila terjadinya kurang gizi sejak janin dalam kandungan sampai awal kehidupan anak atau umur 2 tahun (1000 Hari Pertama Kehidupan) maka dapat menimbulkan gangguan pertumbuhan pada anak (pertumbuhan fisik dan otak). Artinya, kita bisa membayangkan kehidupan mereka 20 tahun ke depan. Untuk itu, saya mengajak kita semua untuk serius dalam menangani masalah ini, ” tegas Bupati.

Baca Juga :  Sugiat Santoso Apresiasi Sikap Tegas Agus Andrianto Copot Semua Petugas Imigrasi Soetta yang Bermasalah

Bupati juga menghimbau agar seluruh tenaga medis, bidan desa dan kader posyandu di Kecamatan Somolo-molo untuk bekerja sesuai fungsi pelayanan kesehatan serta berperan aktif dalam pelayanan kepada masyarakat terutama dalam mensosialisasikan peningkatan kesadaran pemenuhan gizi terhadap anak, merubah pola asuh serta melakukan berbagai langkah yang dirasa perlu guna mewujudkan generasi baru yang sehat, cerdas dan berkualitas baik dari segi fisik maupun mental.

“Kepada seluruh Kepala Desa, Bidan Desa dan Kader Posyandu se-Kecamatan Somolo-molo saya instruksikan untuk mendata seluruh bayi yang ada di desanya masing-masing. Saya minta agar kita semua bekerjasama terhadap upaya pencegahan dan penurunan stunting di Kabupaten Nias, ” harap Bupati Nias.

Baca Juga :  Tricks Ski Air Dimas Ridho Asal DKI Pecahkan Rekor PON XXl Aceh -Sumut

Menurutnya, tingkat kesadaran masyarakat terhadap Stunting masih kurang. Kemudian, akses menuju lokasi kegiatan Posyandu yang kurang memadai seringkali menghambat warga untuk mengikuti kegiatan tersebut.

“Saya himbau kepada Kepala Desa untuk berkoordinasi dengan Kepala Dusun untuk memfasilitasi warga dalam hal mobilisasi menuju ke lokasi kegiatan Posyandu,” himbau Bupati Nias.

Lanjut, Kabupaten Nias saat ini dihadapkan dengan masalah sanitasi yang dapat memicu masalah sosial dan dampak lingkungan yang mengganggu Kesehatan. Untuk itu, Bupati Nias berharap agar bekerjasama untuk menjaga lingkungan yang sehat termasuk dalam hal membuang sampah agar tidak sembarangan.

Baca Juga :  Pelaksanaan Ujian Seleksi CPPPK Tahun 2024. Kabag TU : Seluruh Peserta Agar Serius, Semangat dan Percaya Diri

Mengakhiri arahannya, Bupati Nias mengharapkan kepada semua pihak untuk mau dan mampu berperan sebagai agen perubahan sehingga memberi kontribusi nyata terhadap upaya pencegahan dan penurunan stunting di Kabupaten Nias.

“Semoga komitmen dan upaya kita bersama untuk mewujudkan masyarakat Nias yang sehat, mandiri, dan sejahtera mendapatkan ridho dari Tuhan yang Maha Kuasa, ” tutup Bupati Nias.

Hadir pada kegiatan tersebut Staf Ahli Bupati Nias, Asisten Sekda Kabupaten Nias, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Nias, Kepala Bappedalitbang Kabupaten Nias, Kepala Dinas Kesehatan P2KB Kabupaten Nias, Camat se-Kabupaten Nias, Unsur Forkopimda Kecamatan Somolo-molo dan hadirin lainnya.

sumber : niaskab.go.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *