Example floating
Example floating
Berita

Jenazah Nazwa Aliya Tiba di Tanah Air, Isak Tangis Keluarga Pecah di Kualanamu 

216
×

Jenazah Nazwa Aliya Tiba di Tanah Air, Isak Tangis Keluarga Pecah di Kualanamu 

Sebarkan artikel ini

MEDAN – LENSABIDIK.Com

Suasana haru dan tegang menyelimuti area Terminal Kargo Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, pada Minggu (31/8/2025) pagi. Isak tangis keluarga pecah saat jenazah Nazwa Aliya, warga Indonesia yang wafat di Kamboja, tiba di tanah air. Prosesi pemulangan jenazah dari Kamboja ini mendapat pengawalan ketat dari organisasi masyarakat Grib Jaya Kota Medan.

Jenazah Nazwa Aliya, yang dilaporkan meninggal dunia pada 12 Agustus 2025 lalu, diserahterimakan secara resmi oleh Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumatera Utara kepada pihak keluarga yang diwakili oleh Grib Jaya Kota Medan.

Baca Juga :  BUPATI NIAS HADIRI RAPAT KOORDINASI PENINGKATAN KONEKTIVITAS INTERNET DI SUMATERA UTARA

Ketua Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) Grib Jaya Kota Medan, Dudi Efni Pasaribu, menandatangani langsung Berita Acara Serah Terima dari perwakilan BP3MI Sumatera Utara. Penandatanganan ini menjadi simbol legalitas pelimpahan tanggung jawab untuk prosesi pemulangan jenazah ke rumah duka.

“Terima kasih atas doa-doanya, jenazah Nazwa telah sampai di Indonesia,” ujar Dudi Efni didampingi Sekretaris DPC GRIB Jaya Medan, Drs. Toyib Marbun, di hadapan awak media.

Baca Juga :  Bobby O Zulkarnain Dilantik Dirkeu &Adm PUD Pasar Medan, Rico Waas Tekankan 12 Direksi PUD Medan Mengabdi dan Kuatkan Kinerja

Grib Jaya Kota Medan sejak awal berkomitmen untuk bertanggung jawab penuh mengantarkan jenazah dari Bandara Kualanamu hingga ke rumah duka untuk disemayamkan dan dimakamkan oleh pihak keluarga.

Sementara itu, Rina dari Direktorat Perlindungan Warga Negara Indonesia Kementerian Luar Negeri mengonfirmasi bahwa pemerintah telah berhasil memulangkan jenazah WNI tersebut. “Alhamdulillah, hari ini kita telah memulangkan jenazah Nazwa Aliya ke tanah air,” ucapnya. Menurut keterangannya, Nazwa Aliya meninggal dunia di Kamboja pada 12 Agustus 2025 akibat overdosis obat.

Baca Juga :  Negara Kembali Datang dengan Eksekusi : 2.040 KK Padang Halaban Terancam Terusir, KNPI Sumut Tolak Pengosongan Lahan

Di tengah suasana duka, ibunda almarhumah, Lanniari Hasibuan, tak kuasa menahan tangisnya. Dengan suara tersedu-sedu, ia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu proses kepulangan putrinya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada pihak yang telah membantu kepulangan anak saya, terutama kepada Bapak Ferdy Sembiring, Ketua Rudi Ginting, dan Bapak Dudi Efni yang telah membantu kepulangan anak saya sampai ke rumah,” ungkap Lanniari pilu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *