Example floating
Example floating
Berita

Koalisi Tim Hanif-Pemuda Desak Walikota Copot kepala BKPSDM Tanjungbalai

276
×

Koalisi Tim Hanif-Pemuda Desak Walikota Copot kepala BKPSDM Tanjungbalai

Sebarkan artikel ini

Tanjungbalai – Lensa bidik.Com 

 

Koalisi Tim Hanif bersama Pemuda kembali lagi melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor wali kota tanjungbalai terkait dugaan ijazah gelar dr palsu yang dilakukan oknum ASN yang ada di lingkungan Pemkot tanjungbalai, Senin (7/7/2025)

Pantauan di lapangan puluhan masa aksi menyampaikan aspirasinya secara damai dan dikawal oleh oknum polisi dari polres Tanjungbalai dan Sat Pol PP

Kali ini Tim Hanif dan Pemuda mendesak Wali Kota Tanjungbalai agar mencopot Kepala BKPSDM, karna dinilai tidak bekerja secara profesional untuk melakukan pengusutan terkait ijazah gelar dr yang dilakukan inisial NH, untuk kepentingan pribadi demi mendapatkan sebuah jabatan yang menjurus pada tindak pidana korupsi

Baca Juga :  IMM Apresiasi Kejari Medan Tangani Kasus Tipikor

Hal itu diteriakkan Rizky Simatupang seorang mahasiswa Hukum yang tergabung di dalam koalisi Tim Hanif dan pemuda Tanjungbalai.

“Copot kepala BKPSDM pak Wali!! karena kami anggap tidak mampu bekerja secara profesional untuk melakukan penyelidikan terhadap kasus dugaan ijazah gelar profesi dr yang sudah kami laporkan pada beberapa bulan yang lalu, namun sampai saat ini tidak ada titik terang dari BKPSDM, selaku badan yang membidangi berkas seluruh kepegawaian yang ada di lingkungan pemko Tanjungbalai ini”, teriak Tupang

Masa aksi di terima oleh sekdako Tanjungbalai Nurmalini Marpaung, menyebutkan bahwa pihak pemko Tanjungbalai sudah melayangkan surat ke UISU dan menunggu hasil jawabannya secara tertulis

Baca Juga :  Mentri Agama RI : Pelayanan Operasional Haji 2024 Sukses dan Lancar

“Pihak pemko tanggal 4 kemarin sudah menyurati UISU, namun pihak UISU minta tempo untuk menjawabnya secara tertulis dengan waktu yang tidak ditentukan, dan besok saya perintahkan lagi Kabid BKPSDM untuk kembali melakukan kunjungan ke UISU untuk menelusuri kembali”,kata Nurmalini

Masa aksi kecewa atas jawaban sekda yang mana kasus dugaan ijazah gelar dr palsu ini sudah beberapa bulan yang lalu disampaikan namun baru tanggal 4 kemarin pihak pemko bergerak untuk melakukan penyelidikan

“Ada apa Pemko ini apalagi sekda adalah panglima tertinggi atas ASN yang ada di pemko Tanjungbalai, namun kami duga tidak mampu menjawab apa apa yang kami pertanyakan, lebih baik sekda mundur dari jabatannya kalau tidak mampu melakukan kontroling terhadap bawahannya”, jeritnya

Baca Juga :  Harapan Walikota Tanjungbalai, HKN Ke Depan Libatkan Banyak Organisasi Wanita

Masa aksi membubarkan diri dengan kecewa dan berjanji akan melakukan aksi kembali bila dalam waktu satu Minggu dari sekarang permasalahan kasus dugaan ijazah gelar profesi dr palsu ini tidak terselesaikan

“Bu Sekda!! Kami tidak akan pernah berhenti dalam menyuarakan kasus ini, bila dalam waktu 1 Minggu kasus dugaan ijazah gelar profesi dr palsu ini, kami akan melakukan aksi kembali dengan masa yang lebih besar”, tegas Tupang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *