Example floating
Example floating
Berita

Haji Uma Minta Rencana Pembangunan Empat Batalyon TNI di Aceh Dikaji Ulang

550
×

Haji Uma Minta Rencana Pembangunan Empat Batalyon TNI di Aceh Dikaji Ulang

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – LENSABIDIK.COM

Anggota DPD RI dapil Aceh, H. Sudirman Haji Uma, S.Sos meminta agar Kementerian Pertahanan mengkaji ulang rencana penambahan empat batalyon TNI di wilayah teritorial Komando Daerah Militer (Kodam) Iskandar Muda.

Hal itu disampaikan Haji Uma menyikapi audiensi para pelaksana Pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan dengan Pangdam Iskandar Muda, Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal di di Balee Sanggara Makodam Iskandar Muda, pada Jumat, 25 April 2025.

Baca Juga :  PKN Tingkat II Angkatan XI BPSDM Sumut, Lakukan Visitasi Ke Provinsi Banten

“Kita menerima banyak masukan aspirasi dari masyarakat serta menyikapi reaksi masyarakat sipil Aceh. Maka dalam hal ini, kita meminta agar rencana pembangunan batalyon baru di Aceh dikaji ulang”, ujar Haji Uma, Rabu (30/4/2025).

Haji Uma menambahkan, Aceh merupakan daerah berstatus otonomi khusus hasil dari perjanjian perdamaian antara Republik Indonesia dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Karena itu, rencana pembangunan batalyon yang berpotensi penambahan personil TNI di Aceh harus memperhatikan sejumlah aspek dan ketentuan, utamanya MoU Helsinki.

Baca Juga :  IMM Apresiasi Kejari Medan Tangani Kasus Tipikor

Lebih lanjut Haji Uma juga menilai bahwa penambahan batalyon bukan merupakan kebutuhan saat ini. Mengingat, kondisi keamanan Aceh yang semakin kondusif dan damai. Untuk itu, dirinya menilai jika penguatan pembinaan wilayah dan peran TNI dalam mendukung pembangunan di Aceh lebih menjadi prioritas utama.

Baca Juga :  Haji Uma Fasilitasi Pemulangan Jenazah Warga Gayo Lues yang Meninggal Dunia di Medan

“Kondisi Aceh saat ini sangat kondusif dan potensi damai yang semakin kuat. Karena itu, penambahan batalyon bukan prioritas. Penguatan pembinaan wilayah dan upaya peningkatan peran serta kontribusi TNI di wilayah teritorial Kodam Iskandar Muda dalam pembangunan Aceh lebih menjadi prioritas saat ini”, tutup Haji Uma

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *