Example floating
Example floating
Berita

13 WBP LP Tanjung Balai- Asahan Ditest Urine

303
×

13 WBP LP Tanjung Balai- Asahan Ditest Urine

Sebarkan artikel ini

Tanjungbalai – Lensabidik.Com

Sebanyak 13 orang warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan Tanjung Balai Asahan (Lapas TBA) menjalani tes urine yang digelar jajaran Pembinaan Narapidana dan Anak Didik (Binadik) Lapas,

Giat tersebut, sebagai bagian dari rangkaian persiapan mengikuti Program Integrasi, yaitu Pembebasan Bersyarat (PB) dan Cuti Bersyarat (CB) maka dilaksanakan Test urine yang berlangsung di Klinik Pratama Lapas Tanjungbalai Asahan bersama dokter Madya Lapas, dr. Sri Ermayanti Yacub. Selasa, (07/01/2025).

Baca Juga :  Informasi Publik Tak Kunjung Diberikan, SAPA Minta Bupati Ajari Pj Sekda Bireuen

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa para WBP yang akan mengikuti Program Integrasi telah menunjukkan perubahan positif dan tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. Kalapas Tanjungbalai Asahan, Kalapas TBA Irhamuddin.

Dijelaskan nya, tes urine menjadi bagian dari proses evaluasi yang dilakukan untuk memastikan bahwa para warga binaan yang akan dibebaskan atau mendapat cuti bersyarat benar-benar memenuhi syarat dan menunjukkan pembinaan yang baik selama menjalani masa hukuman, Ucapnya.

” Tes urine ini sangat penting untuk memastikan bahwa mereka yang akan mengikuti program integrasi adalah individu yang sudah bersih dari pengaruh narkoba. Kami ingin memastikan bahwa mereka siap kembali ke masyarakat dengan kondisi yang lebih baik dan tidak mengulangi kesalahan yang sama “, Ungkap Irhamuddin.

Baca Juga :  KALAPAS TANJUNGBALAI ASAHAN HADIR PADA GIAT PENYEBARAN BENIH IKAN DI MAKO BRIMOB KOMPI 3 BATALYON B TANJUNGBALAI ASAHAN

Ia menambahkan bahwa tes ini merupakan langkah penting untuk menjaga integritas dan keberhasilan program pembinaan di Lapas Tanjungbalai Asahan, Sebutnya.

Sementara itu, dr. Sri Ermayanti Yacub mengungkapkan bahwa tes urine dilakukan dengan prosedur yang ketat untuk mendeteksi keberadaan zat terlarang dalam tubuh.

Baca Juga :  Pengajian Rutin di Lapas Tanjungbalai Asahan: Hal-Hal yang Membatalkan Shalat

” Kami melakukan tes ini dengan tujuan untuk memastikan bahwa setiap WBP yang akan mengikuti program integrasi memang benar-benar telah berubah dan siap menjalani kehidupan yang lebih baik di luar Lapas “, Ujarnya.

Bagi para WBP yang dinyatakan positif, langkah tindak lanjut akan dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku, termasuk pembinaan lebih lanjut di dalam Lapas, Tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *