Example floating
Example floating
Hukum & Kriminal

Kejagung Prioritaskan  Perburuan Rizal Chalid Kasus Migas Kelas Kakap

397
×

Kejagung Prioritaskan  Perburuan Rizal Chalid Kasus Migas Kelas Kakap

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – Lensabidik.Com

Kejaksaan Agung (Kejagung) terus mengintensifkan perburuan terhadap Riza Chalid, seorang tokoh yang dikenal sebagai kolektor dosa di sektor minyak dan gas (migas). Riza Chalid telah lama menjadi buronan terkait sejumlah kasus korupsi dan praktik ilegal yang merugikan negara. (1/9/2025).

“Kami tidak akan berhenti sampai Riza Chalid berhasil ditangkap dan dibawa ke hadapan hukum,” tegas seorang sumber internal Kejagung yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga :  Ketua Pengurus KSP3 Nias Polisikan 8 Oknum Pengurus Yang Nakal

Menurutnya, penangkapan Riza Chalid adalah prioritas utama karena yang bersangkutan dianggap memiliki informasi penting yang dapat mengungkap jaringan korupsi yang lebih luas di sektor migas.

Riza Chalid dikenal sebagai sosok kontroversial dengan pengaruh besar di kalangan pengusaha dan pejabat. Beberapa kasus yang menyeret namanya antara lain:

Kasus Suap SKK Migas: Riza Chalid diduga terlibat dalam kasus suap yang melibatkan mantan Kepala SKK Migas, Rudi Rubiandini.

Baca Juga :  Sekdis dan PPK Dinkes Sumut Di Tahan Kejatisu Dalam Kasus Tipikor Pengadaan APD Covid 19 Anggaran 2020 

Perpanjangan Kontrak Freeport: Namanya mencuat dalam rekaman pembicaraan terkait perpanjangan kontrak PT Freeport Indonesia.

Impor Minyak Ilegal: Riza Chalid juga diduga terlibat dalam praktik impor minyak ilegal yang merugikan negara ribuan triliun.

Kejagung telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Interpol, untuk melacak keberadaan Riza Chalid yang diduga berada di luar negeri.

Baca Juga :  Kapolsek Delitua Kompol Dedy Dharma,SH : Unit Reskrim Amankan Pria Pemilik 3 Paket Sabu

“Kami percaya dengan kerja sama yang baik, cepat atau lambat Riza Chalid pasti akan tertangkap,” ujar sumber tersebut.

Penangkapan Riza Chalid diharapkan dapat memberikan efek jera bagi para pelaku korupsi di sektor migas dan membuka tabir praktik-praktik ilegal yang selama ini merugikan negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *