Example floating
Example floating
Berita

Kisah Penyuluh Agama dan PLN Hadirkan Cahaya di Rumah Ranju Samosir

188
×

Kisah Penyuluh Agama dan PLN Hadirkan Cahaya di Rumah Ranju Samosir

Sebarkan artikel ini

Toba Samosir – Lensabidik.Com

Kebahagiaan terpancar dari wajah Ranju Rambo Samosir, warga Desa Hutagaol Peatalun, Kecamatan Balige. Di Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, rumah sederhana yang selama ini gelap gulita akhirnya diterangi listrik untuk pertama kalinya.

Rumah milik Ranju Rambo Samosir dan keluarganya itu merupakan satu-satunya rumah di dusun itu yang selama bertahun-tahun hidup tanpa listrik.

Tak ada yang istimewa dari bangunan itu secara fisik, namun hari ini, ia menjadi simbol perubahan dan harapan. Sebuah saklar dinyalakan, lampu menyala, dan senyum lebar pun merekah di wajah Ranju. Untuk pertama kalinya, malam di rumah mereka tidak lagi gelap gulita.

Baca Juga :  Pj. Sekda Kota Gunungsitoli Buka Pertemuan Koordinasi 

Pemasangan listrik ini merupakan bagian dari program nasional “Light Up The Dream” yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia pada 20 Agustus 2025. Di Kabupaten Toba, program ini terlaksana berkat kerja sama antara Penyuluh Agama Islam Balige dan PT PLN (Persero) Unit Balige.

Baca Juga :  Ketua PPIH  Embarkasi Medan Tindak Lanjuti Surat Irjen Kemenag RI, Tegaskan Jajaran Prioritaskan Pelayanan JCH Lansia dan Disabilitas

Sahala Ahmad Toif Gultom, Penyuluh Agama Islam yang aktif di Kecamatan Balige dan Tampahan, menjadi penghubung antara masyarakat kurang mampu dan program bantuan sosial dari berbagai pihak.

Ia percaya bahwa tugas penyuluh tidak hanya membina secara keagamaan, tetapi juga membantu mengatasi persoalan sosial seperti kemiskinan. “Kami ingin hadir nyata di tengah masyarakat, bukan hanya dalam dakwah, tapi juga membantu mereka hidup lebih layak,” ujar Sahala, Minggu (17/8/2025).

Program pemasangan listrik gratis ini sejalan dengan arahan Kepala Seksi Bimas Islam, Sahari, agar penyuluh agama ikut berperan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan umat. Kini, keluarga Ranju bisa menikmati penerangan di malam hari. Anaknya bisa belajar dengan lebih nyaman, dan aktivitas keluarga menjadi lebih mudah.

Baca Juga :  1 Zulhijah 1446 H Jatuh pada 28 Mei 2025

Kerja sama ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara tokoh agama dan lembaga pemerintah dapat membawa perubahan nyata bagi masyarakat. Sebuah kado kemerdekaan yang sederhana, namun sangat berarti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *