Example floating
Example floating
Berita

Janji Sekda Yang Nemui Ternyata Asisten I, Tim Hanif Walk Out

314
×

Janji Sekda Yang Nemui Ternyata Asisten I, Tim Hanif Walk Out

Sebarkan artikel ini

Tanjungbalai – Lensa bidik.Com

Pada tanggal 07 juli 2025 Tim Hanif melakukan aksi yang ke 2 terkait dugaan gelar dr palsu yang dilakukan NH, sekda Tanjungbalai Nurmalini Marpaung yang pada saat itu menerima para masa aksi berjanji akan memerintahkan anggotanya untuk mempertanyakan kembali ke UISU terkait surat yang dilayangkan pemko Tanjungbalai.

Hal itu dikatakan Andrean Hanif selaku Ketua Umum Tim Hanif dalam orasinya dengan lantang didepan kantor Wali Kota Tanjungbalai jalan Jend.Sudirman Km 5 kota Tanjungbalai pada Jum’at, (25/7/2025)

Baca Juga :  DPRK Simeulue Gelar Rapat Paripurna Bahas Reses, Qanun Prioritas hingga LKPJ Bupati 2025

Hanif juga menyebutkan bahwa Tim Hanif sudah menghubungi pihak BKPSDM mempertanyakan tentang jawaban dari UISU sudah diterima dan sudah di ruangan ibu sekda

“Kami sudah menghubungi pihak BKPSDM untuk mempertanyakan tentang jawaban UISU, pihak BKPSDM menyebutkan sudah ada jawabannya dan sudah diruangan ibu sekda”, Ucap Hanif menuturkan

Pantauan awak media Tim Hanif mendapat bisikan dari salah satu oknum bahwa Tim Hanif dipersilakan masuk ruangan aula Thamrin Munthe pemko Tanjungbalai, dan akan diterima langsung oleh sekda

Baca Juga :  Dukung Pelaksanaan PON XXI, Polres Tanjung Balai Laksanakan Blue Light Patrol Wujud Kehadiran Personel di Jalan Guna Menciptakan Situasi Aman Kondusif

Namun setelah masa aksi masuk keruangan ternyata yang menerima masa aksi adalah Asisten I, Abu Hanifah dan 2 orang oknum BKPSDM dan membuka acara pertemuan

Lagi lagi didalam ruangan Andrean Hanif merasa kecewa atas prilaku yang didapatkan Tim Hanif, saat Hanif berbicara menyampaikan aspirasi mewakili masa aksi terlihat yang 3 orang pemimpin acara yakni Asisten I dan 2 orang oknum BKPSDM seolah tidak mengindahkan dan berbicara membuat Hanif kecewa dan walk out.

“Saya lagi bicara mereka berbicara seperti tidak memiliki etika, lagian kami tadi dijanjikan bahwa yang menemui kami adalah sekda mohon maaf bapak kepolisian yang setia mengawal aksi kami, bukan tidak menghargai bapak bapak kepolisian, kenapa saat ini kita diterima oleh Asisten I, ada apa ini lebih baik kami walk out”,tegas Hanif sembari bangkit dan keluar meninggalkan ruangan.

Baca Juga :  Sosialisasi Hasil Pembinaan Desa Cinta Statistik Kota Gunungsitoli

Masa aksi terlihat bergegas meninggalkan kantor Wali Kota dengan tertib dan aman walau terlihat di wajah mereka menunjukkan kekecewaan yang mendalam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *