Example floating
Example floating
Haji 2026

Satu Jemaah Haji Kloter 5 Wafat Di Tanah Suci, Kanwil Kemenhaj Sumut Tidak Mengetahui,Evaluasi Kinerja Kemenhaj Sumut

15
×

Satu Jemaah Haji Kloter 5 Wafat Di Tanah Suci, Kanwil Kemenhaj Sumut Tidak Mengetahui,Evaluasi Kinerja Kemenhaj Sumut

Sebarkan artikel ini

Mekkah – Lensabidik.Com

Kabar duka dari Tanah Suci kembali menyelimuti jemaah haji Sumatera Utara. Sebelumnya dilaporkan 4 orang jemaah meninggal dunia, kini, seorang lagi jemaah haji dilaporkan wafat di Tanah Suci, Makkah, Arab Saudi. Jemaah haji Kloter 5 KNO asal Kota Medan dari KBIHU Multazam tersebut wafat pada Selasa (2/6/2026).

Ketua Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Al Multazam Asy Syafii Kota Medan, Dr Hj Alya Rahmayani Siregar, SAg, M.Sos melaporkan duka tersebut dari Arab Saudi kepada Media Nasional dan Senior peliputan haji di Medan melalui saluran whatsapp, Jumat (5/6/2026) siang.

Alya Rahmayani Siregar yang akrab disapa Umi Alya ini melaporkan jemaah haji Multazam Kloter 5 KNO yang wafat tersebut seorang dokter hewan atas nama Teuku Eddi Gusmar, tutup usai 58 tahun, karena sakit.

‘’Almarhum sempat dirawat di ICU RS Malik Fahad Abdullah Makkah, Arab Saudi sebelum menghembuskan nafas terakhirnya pada Selasa kemarin,’’tuturnya.

Baca Juga :  Kanwil Kemenhaj Sumut H.Dr.Zulkifli Sitorus .M.Ag, Himbau Kepada Calhaj Agar Segera Melunasi ONH Tahap 2 Yang Akan Segera Berakhir

Umi Alya (sapaan akrabnya) menyebut, almarhum Teuku Eddi Gusmar merupakan warga komplek perumahan Pinang Baris Permai, Lingkungan IV, nomor 7, Medan Sunggal.

‘’Almarhum merupakan ayah dari Hj Cut Aisyah Gusmar juga berangkat bersama di Kloter 5, menggantikan almarhumah ibunya atau istri dari Teuku Eddi Gusmar,’’ ungkapnya.

Innalillahi wainnailaihi rojiun. ‘’Untuk kita semua dan keluarga yang ditinggalkan, telah berkurang 1 jemaah kita, yakni almarhum H Teuku Eddi Gusmar. Allah lebih sayang kepada almarhum. Buat ananda Cut Aisyah, sabar ya nak. Yang terbaik Allah kasih buat ayah kita,’’ ucap Umi Alya kepada putri almarhum dalam pesan singkat di grup Whatsap usai mendapat kabar duka tersebut.

Hingga saat ini, jumlah jemaah haji Sumatera Utara tahun 2026 yang meninggal dunia di Arab Saudi menjadi 5 orang, yakni kemarin, pada 4 Juni 2026 jemaah haji yang wafat atas nama Nurliana Mara Iman, usia 59 tahun, merupakan jemaah haji asal Padang lawas Utara tergabung di Kloter 9 KNO.

Baca Juga :  Kakanwil Kemenhaj Sumut Dr.H Zulkifli Sitorus.MA  Lepas Kloter Terakhir (17)  Embarkasi Medan, Ingatkan Jemaah Patuhi Peraturan Di Tanah Suci, Jaga Kesehatan Dan Jalankan Ibadah Dengan Baik.

Sebelumnya pada 29 Mei 2026, jemaah wafat atas nama Dra Hj Nadhirah binti Sirajuddin, jemaah Kloter 2 KNO asal Kabupaten Langkat. Sedangkan pada 27 Mei 2026, atas nama Isron Bin Baitul Nasution asal Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang tergabung di Kloter 6 KNO. Dan, pada 13 Mei 2026, seorang jemaah asal Kota Medan atas nama Kasiani, 69, yang tergabung di Kloter 8 KNO dilaporkan wafat. Mereka yang wafat karena penyakit yang diderita masing-masing.

Salah satu wartawan senior yang meliputi haji setiap tahunnya menyampaikan, kementrian Haji dan Umroh Sumut serta kasubag humasnya tidak pernah up date jamaah haji Sumut, minimal seharusnya ketua kloter harus ada no WA atau no WA pengurus KBIHU kepada kementrian Haji umroh dan Kasubag Humasnya, untuk komunikasi tentang jamaah haji Emberkasi medan, ini luar biasa termasuk delay pesawat juga seharus lebih tahu. Oleh sebab itu kita meminta kementrian Haji Dan Umroh RI  mengevaluasi kinerja Kanwil Kemenhaj Sumut dan Kasubag Humasnya sepertinya masalah haji tahun ini kurang baik ujar salah satu wartawan senior.

Baca Juga :  Wakil Bupati Labuhan Batu Ingatkan Jammah Agar saling Membantu Dan Jaga Nama Baik Kabupaten Labuhan Batu khusunya Dan Sumut.

Namun saat konfirmasi media dengan ketua kloter 5 H.Rahmadsyah Siregar.S.Ag, menyampaikan telah melaksanakan tugasnya sebagai ketua kloter, soal meninggal jammah haji beliau sudah menyampaikan ke Siskohat, sektor, dan syarikoh, namun sampai siang waktu Arab saudi beliau terus menggali informasi dengan Siskohat,sektor dan syarikoh namun jawaban yang diterima masih belum loading di system ujar rahmadyah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *