Medan – Lensabidik.Com
Musim haji tahun 2026, baru saja usai digelar perdana Kementerian Haji dan Umroh Republik Indonesia, pasca berpisah dari Kementerian Agama RI. Beberapa poin penting dari pelaksanaan kegiatan haji Nasional 2026, seluruhnya berjalan baik, aman dan lancar, disamping itu angka kematian jemaah haji (mortalitas) menurun secara signifikan.
Hal ini disampaikan Ketua Forum Media Haji Sumatera Utara (FORMAJI Sumut) Surya Efendi, bersama pengurus lainnya, saat berkunjung sekaligus memberikan apresiasi atas capaian sukses Pelaksanaan Haji tahun 2026, berjalan baik, aman dan sukses.

“Apresiasi ini kami sampaikan, atas capaian sukses Kementerian Haji dan Umroh RI pada musim haji tahun 2026, seluruh rangkaian haji berjalan lancar, baik saat keberangkatan maupun pemulangan jemaah haji. Khusus jemaah haji asal Sumatera Utara, seluruh prosesi haji berjalan lancar, sebagaimana yang di harapkan,”ujar Surya saat beraudiensi dengan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umroh Sumatera Utara, Selasa (30/6/2026).
Menurut jurnalis Harian Waspada ini, suksesnya pelaksanaan haji tampak dari hadirnya pemberitaan positif ketika jemaah akan berangkat ke tanah suci, begitupun saat kembali, semua tersaji lewat berita yang bersumber dari Panitia Haji (P3IH) Medan maupun jemaah haji atau petugas haji ketika mereka berada di tanah suci.
“Sinergitas yang baik antara media, Pantia P3IH dan jemaah haji maupun petugas saat di tanah suci, sehingga tersaji berita terbaru tentang pelaksanaan haji, baik saat kedatangan di tanah suci hingga puncak Armuzna semua tersaji secara cepat dan akurat,”ucap Sueb (sapaan akrabnya).
Sementara itu Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umroh Sumatera Utara Dr H. Zulkifli Sitorus, M.Ag menyambut baik apresiasi yang diberikan FORMAJI, sehingga seluruh proses pelaksanaan haji 2026 berjalan baik.
“Suksesnya penyelenggaraan haji Nasional tahun 2026 ini tentu tidak terlepas peran aktif media yang melakukan liputan haji, dan alhamdulilah di Sumatera Utara berjalan lancar, baik pada saat keberangkatan maupun pemulangan jemaah haji, terimakasih atas dukungan rekan-rekan media termasuk FORMAJI yang aktif melakukan liputan hingga dinihari selalu hadir bersama di asrama haji,”terang Dr Zulkifli Sitorus.
Hal lain yang disampaikan KanwilHaj Sumut ini, suksesnya penyelenggaraan haji tahun 2026 berbanding lurus dengan turunnya angka kematian jemaah haji secara signifikan, ini mengindikasikan persyaratan istitha’ah yang ketat menjadi salah satu syarat terpenting bagi jemaah haji berangkat atau tidak ke tanah suci.
“Ketatnya aturan istitha’ah sebagai syarat utama keberangkatan haji, sukses menekan angka mortalitas (kematian) jemaah haji turun secara signifikan, termasuk di Sumatera Utara,”tambah Zul Sitorus.













