Nias – Lensabidik.Com
Proses pembangunan Jembatan Modular TNI di atas Sungai Yo’o kini tengah dikebut dan membawa secercah harapan baru bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Ma’u, Kabupaten Nias. Meski saat ini infrastruktur tersebut masih dalam tahap pengerjaan, kehadiran proyek ini sudah disambut dengan rasa lega dan penuh syukur oleh warga sekitar, khususnya penduduk Desa Sihare’o III Bawosalo’o Berua yang selama ini mendambakan akses penyeberangan yang aman.
Ungkapan kebahagiaan tersebut salah satunya datang dari Agusrius Waruwu, S.Pd, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) yang berprofesi sebagai guru. Sebagai pengguna jalan yang setiap hari harus melintasi jalur tersebut untuk pergi mengajar, Agusrius mengaku sangat bersyukur melihat progres nyata di lapangan.
“Meskipun jembatan ini masih dalam proses pengerjaan, kami sudah merasa sangat lega. Setiap hari saya harus melewati jalur ini demi menjalankan tugas mengajar anak-anak bangsa. Melihat jembatan ini mulai dibangun, kekhawatiran kami saat air sungai meluap perlahan sirna. Ini benar-benar memberikan harapan baru bagi kami,” ujar Agus dengan nada penuh rasa syukur, Kamis (10/9/2026).
Mewakili masyarakat dan para pengguna jalan harian, Agusrius menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih yang mendalam kepada jajaran TNI serta seluruh pihak yang sedang bekerja keras di lapangan. Menurutnya, langkah nyata TNI dalam membangun jembatan ini merupakan wujud kepedulian besar terhadap keselamatan warga dan kelancaran dunia pendidikan di pelosok.
Warga Desa Sihare’o III Bawosalo’o Berua berharap agar proses pengerjaan Jembatan Modular TNI ini dapat berjalan dengan lancar tanpa kendala cuaca, sehingga bisa segera rampung sepenuhnya dan langsung digunakan untuk mendongkrak mobilitas serta roda perekonomian daerah.













