Medan – Lensabidik.Com
Himpunan Mahasiswa Sumut (HIMA-SU) Akan melaksanakan aksi unjuk rasa pada Senin ,12 mei 2026 di Mapolda Sumatera Utara.Aksi demonstrasi yang akan digelar itu Menyikapi soal Dugaan terkait pungli dalam pembuatan SIM di tubuh polres Simalungun.
Sebelumnya kami telah melayangkan surat pemberitahuan aksi unjuk rasa di polda sumut medan C.q Kasat Intelkam Polda Sumut Medan,”ucap tegar kepada awak media,Selasa/04/5/2026
Dan kami juga mengajak seluruh Elemen Mahasiswa dan Masyarakat Sumatera Utara ,untuk sama-sama mendesak Kapolda Sumatera Utara agar segera menindak tempat tempat yang merusak citra kepolisian yang ada di Sumatra Utara,Sehubungan dengan adanya laporan dari masyarakat dan Melalui Tin Investigasi Yang Kami lakukan, kami menemukan adanya dugaan pungutan liar/Calo pada saat pembuatan SIM di Tubuh polres simalungun ,pasalnya pengurusan surat izin mengemudi (SIM) di duga memungut biaya hingga ratusan ribu rupiah, Yang mana sudah jelas Melanggar Peraturan Yang sudah ditetapkan yang dimana dikatakan dalam peraturan pemerintahan Nomor 60 Tahun 2016 memberitahukan ada delapan golongan SIM:.
Adapun nantinya yang akan menjadi tuntutan kami ialah :
1.Meminta Kepada Bapak Kapolda Sumatera Utara untuk Memanggil dan Memeriksa Kapolres Simalungun beserta Kasat Lantas Polres Simalungun Terkait dugaan adanya Calo/Pungutan Liar dalam pengutipan Uang SIM (Surat Izin Mengemudi )Di Polres Simalungun.
2.Mendesak Kepada Bapak Kapolda Sumatera Utara agar segera Membentuk Tim Kusus Untuk memberantas Oknum Oknum yang telah melakukan Calo/Pungutan Liar Di sumatera Utara Ini Khususnya Di polres Simalungun Dan segera periksa kasat lantas polres Simalungun .
3.Tankap Mafia SIM (Surat Izin Mengemudi) Yang ada Di polres Simalungun atas dugaan pungutan liar yang mencoreng nama baik Kepolisian Sumatera Utara dan telah merugikan masyarakat khususnya masyarakat Simalungun.
5.Meminta Kapolda Sumatera Utara agar melakukan Penyegaran Institusi Kepolisian Khususnya Polres Simalungun.
Dan kami meminta kiranya Kapoldasu dan Dirlantas Poldasu memberikan efek jera kepada aparat yang terlibat dalam kasus calo SIM yang sangat merugikan Masyarakat.













