Example floating
Example floating
Berita

HUT ke – 79 HMI: Langkah Prabowo Gabung BOP Dikecam HMI Medan

198
×

HUT ke – 79 HMI: Langkah Prabowo Gabung BOP Dikecam HMI Medan

Sebarkan artikel ini

MEDAN – LENSABIDIK.COM

Di Hari Ulang Tahun ke-79 Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), HMI Cabang Medan menyatakan kekecewaan serius dan kemarahan intelektual atas keputusan Presiden Prabowo Subianto yang membawa Indonesia bergabung ke dalam Board of Peace (BOP). Keputusan ini bukan sekadar blunder diplomatik, melainkan sinyal berbahaya bahwa arah politik luar negeri Indonesia mulai kehilangan kompas kemanusiaannya. BOP tidak lahir dari semangat keadilan global, melainkan dari konstruksi elite global yang gagal bahkan enggan membela korban penindasan dan kejahatan kemanusiaan.

Ilham Panggabean, Ketua Bidang Pembangunan Demokrasi dan Politik HMI Cabang Medan, menilai langkah ini sebagai bentuk degradasi sikap moral negara. BOP digagas oleh aktor politik internasional dengan rekam jejak kebijakan yang secara terbuka mengabaikan penderitaan rakyat Palestina. Ketika Indonesia masuk tanpa pernyataan sikap yang tegas dan bermartabat, maka yang terjadi bukan diplomasi aktif, melainkan penyesuaian diri terhadap narasi kekuasaan global yang timpang dan tidak adil.

Baca Juga :  Polres Simeulue Buka Layanan SKCK Hingga Hari Libur Antisipasi Lonjakan Pemohon Permintaan SKCK Untuk Para Yang Lulus PPPK

yang membuat situasi ini semakin memalukan adalah munculnya informasi bahwa keanggotaan dalam BOP justru disertai pungutan biaya bagi anggota baru. Jika informasi ini benar, maka publik patut bertanya? sejak kapan Indonesia harus membayar untuk duduk di forum “perdamaian”? Apakah martabat politik luar negeri kita kini bisa dinegosiasikan dengan skema iuran?, Ini bukan lagi soal diplomasi, melainkan soal harga diri negara.

Baca Juga :  Petugas Kloter 9 KNO Lakukan Audiensi Penguatan Koordinasi di Sektor I

Kondisi ini memunculkan pertanyaan paling menyakitkan namun tak terhindarkan: apakah geopolitik dan sikap luar negeri Indonesia sedang berada pada fase paling lemah dan paling tidak percaya diri dalam sejarah modernnya? Politik luar negeri bebas dan aktif kini terasa berubah menjadi bebas, pasif dan kehilangan arah. Indonesia yang dahulu lantang menentang penjajahan, kini justru masuk ke forum yang tidak berani menyebut siapa penindas dan siapa korban.

Baca Juga :  Pjs Bupati Nias Hadiri Pelantikan Panitia Student Center GMKI Cabang Gunungsitoli

Di usia ke-79 tahun, HMI tidak akan diam melihat pembelokan nilai ini. HMI Cabang Medan menuntut penjelasan terbuka dan pertanggungjawaban politik dari Presiden dan Pemerintah atas keputusan bergabungnya Indonesia dengan BOP. Indonesia harus segera menghentikan langkah-langkah yang menjauh dari prinsip kemanusiaan dan keadilan global. bangsa besar tidak diukur dari seberapa sering ia duduk di forum internasional, melainkan dari keberaniannya berdiri tegak membela yang tertindas. Ujar Ilham Panggabean Ketua Bidang Pembangunan Demokrasi dan Politik HMI Cabang Medan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *