Example floating
Example floating
Hukum & Kriminal

Satreskrim Belawan Tangkap Pelaku Cabul 

435
×

Satreskrim Belawan Tangkap Pelaku Cabul 

Sebarkan artikel ini

Lensa bidik Com-Belawan

(Sat Reskrim) Polres Pelabuhan Belawan berhasil melakukan penangkapan terhadap satu orang tersangka pelaku tindak pidana kekerasan seksual berinisial MR (23),

Satuan Reserse Kriminal Sat Reskrim) Polres Pelabuhan Belawan berhasil melakukan penangkapan terhadap satu orang tersangka pelaku tindak pidana kekerasan seksual berinisial MR (23), seorang warga Kelurahan Pekan Labuhan pada Jumat (22/3/2024) malam. Penangkapan dilakukan di Jalan Marelan Raya tepatnya di salah satu swalayan.

Baca Juga :  Diduga Cabut Perkara Minta 200 Juta Berdalih Buat Pimpinan dan Media, Oknum Penyidik Satreskrim Polres Batu Bara Dipropamkan. 

Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Janton Silaban, SH., SIK., MKP., melalui Kasat Reskrim IPTU Riffi Noor Faizal, STRK., SIK., menjelaskan bahwa penangkapan terhadap pelaku MR dilakukan berdasarkan laporan yang dibuat oleh korban berinisial AM (20). Laporan tersebut menyangkut tindak pidana kekerasan seksual yang dilakukan oleh tersangka terhadap dirinya.

Baca Juga :  Eksepsi kedua terdakwa dugaan korupsi APD Covid-19 tahun 2020 Kerugian Rp. 24 M ditolak Majelis Hakim

Menurut keterangan korban, awalnya tersangka mengajaknya ke rumahnya, namun kemudian tersangka memaksa korban untuk melakukan hubungan seksual setelah ditolak. Ketika korban menolak, tersangka kemudian memaksa dengan menarik tangan korban dan mengatakan akan menikahi korban. Namun, hingga saat ini tersangka tidak bertanggung jawab atas perbuatannya, sehingga korban akhirnya membuat laporan polisi.

Baca Juga :  Polsek Sunggal Kembali Tangkap Specialis Curanmor yang Telah Beraksi di 7 Lokasi Berbeda, 3 Orang Ditembak dari 4 Tersangka

“Saat ini tersangka sudah dalam penahanan dan proses penyidikan lebih lanjut akan dilakukan,” ujar IPTU Riffi Noor Faizal. Kejahatan tindak pidana kekerasan seksual merupakan pelanggaran serius yang harus ditindaklanjuti dengan proses hukum yang tepat agar korban dapat memperoleh keadilan yang layak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *