Example floating
Example floating
Hukum & Kriminal

Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Sumatera Utara (Sumut) menggelar aksi damai di Kejaksaan Tinggi Sumut

337
×

Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Sumatera Utara (Sumut) menggelar aksi damai di Kejaksaan Tinggi Sumut

Sebarkan artikel ini

Medan – Lensabidik.Com

Kordinator aksi MD Tanjung mengatakan berdasarkan hasil survei lapangan pekerjaan yang dilaksanakan Kepala Dinas Kesehatan Tanjung Balai diduga adanya kekurangan volume pada Pembangunan Unit Transfusi Darah (UTD) di RSUD dr.Tengku Mansyur Kota Tanjungbalai dengan Pagu Anggaran Rp.3.500.000.000,00 Milyar.(12/2)

“Pekerjaan tersebut dikerjakan secara amburadul dan diduga mark up. Kami menduga adanya permainan oleh para kontraktor dan Kepala Dinas Kesehatan Tanjungbalai sehingga pekerjaan tersebut tidak sesuai dengan anggaran yang ada,” tegasnya.

Baca Juga :  Kejari Belawan Proses Dugaan Korupsi Dana BOS SMAN 16 Medan Kerugian Diatas 200 juta, Kepsek Reny Agustina Membantah, LP3 Minta Kadisdik Nonaktifkan

MD Tanjung melanjutkan nilai pembiayaan diduga tidak berbanding lurus dengan volume satuan pekerjaan yang dihasilkan dan ada beberapa proyek pekerjaan yang kami lihat mengalami kerusakan. Kami menilai seluruh pekerjaan tersebut mengarah pada dugaan penggelembungan harga (mark up) pekerjaan.

Baca Juga :  Grebek Sarang Narkoba di Sumut: TNI-POLRI Tangkap Puluhan Pelaku dan Musnahkan Barak

“Karena itu kami mendesak Kapolda Sumut dan Kajati Sumut agar membentuk tim khusus untuk mengungkap seluruh kasus dugaan korupsi dan adanya dugaan persengkongkolan dalam pemenangan tender pengadaan barang dan jasa atas proyek tahun 2024 di Dinkes Tanjungbalai” katanya.

Baca Juga :  Laporan Penipuan Yang Dilakukan Oleh Oknum Kades di Kecamatan Sibolangit Diduga Mengeram di Polsek Pancur Batu

Selain itu, DEMA Sumut juga meminta dan mendesak agar Kapolda Sumut dan Kajati Sumut segera memanggil dan memeriksa Kepala Dinas Kesehatan Tanjungbalai dan pihak yang bersangkutan.

“Meminta Kejati Sumut dan Polda Sumut untuk audit investigatif dan audit forensik atas semua proyek pekerjaan yang dilakukan Kepala Dinas Kesehatan Tanjungbalai,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *