Example floating
Example floating
Berita

Pembukaan HUT ke-30 Museum Pusaka Nias 

240
×

Pembukaan HUT ke-30 Museum Pusaka Nias 

Sebarkan artikel ini

Gunungsitoli – Lensabidik.Com

Perayaan Hari Ulang Tahun ke-30 Museum Pusaka Nias dengan tema “Museum Milik Bersama, Menghidupkan Warisan, Menggerakkan Generasi” resmi dibuka di halaman Museum Pusaka Nias, Jumat, (07/11/2025).

Pembukaan dihadiri oleh Wakil Wali Kota Gunungsitoli Martinus Lase, S.H., didampingi Pj. Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli Meiman Kristian harefa, S.Sos., MSP., unsur Forkopimda, instansi vertikal, tokoh agama, tokoh budaya, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Gunungsitoli menyampaikan apresiasi kepada Museum Pusaka Nias atas kontribusi besar dalam merawat dan memperkuat identitas budaya masyarakat Nias selama tiga dekade. Beliau menegaskan bahwa pelestarian budaya membutuhkan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga pendidikan, khususnya di tengah dinamika perkembangan teknologi dan globalisasi.

Baca Juga :  Aksi HIMMAH Copot Kapolrestabes Medan berujung Tindakan Represif

Momentum bersejarah ini turut disemarakkan oleh rangkaian kegiatan pra-pembukaan yang telah digelar pada Kamis, 06 November 2025. Berbagai perlombaan budaya sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas dan pelestarian budaya turut dilaksanakan, di antaranya Lomba Mewarnai tingkat PAUD, Lomba Bercerita Hikayat Nias tingkat SD, serta Lomba Famanö-manö tingkat SMP. Selain itu, pameran daerah dan atraksi budaya juga turut memeriahkan suasana, sebagai ruang apresiasi dan edukasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

Baca Juga :  Rangkaian Kegiatan Knpi Kota Binjai Randy Permana Nasution S.Ap, Telah Resmi Menjadi Ketua KNPI Kota Binjai Periode 2026 - 2029.

Memasuki hari kedua, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyelenggaraan Lomba Mini Vlog tingkat SMP, Lomba Esai tingkat Mahasiswa, serta Lomba Cipta Lagu (Hendri-hendri) tingkat umum. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengenalkan budaya Nias menggunakan kreativitas dan medium digital, khususnya di era informasi saat ini.

Baca Juga :  Pemuda ICMI: Pemerintah Harus Segera Menetapkan Banjir dan Longsor Sumatera sebagai Bencana Nasional

Pada hari pembukaan, kegiatan dirangkaikan dengan pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Pelestarian dan Pengembangan Budaya/Warisan Budaya Nias di Tengah Era Digital”. FGD ini bertujuan merumuskan strategi pelestarian budaya sekaligus memperkuat peran Museum Pusaka Nias sebagai pusat edukasi budaya dan sejarah bagi masyarakat Kepulauan Nias.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *