Example floating
Example floating
Agama

Jamaah Haji Labuhan Batu Tahun 2026 Masuk Asrama Haji Kelas 1 Medan, Kantor kemenhaj Labuhan Batu Tutup Pelayanan Tidak Aktif

3
×

Jamaah Haji Labuhan Batu Tahun 2026 Masuk Asrama Haji Kelas 1 Medan, Kantor kemenhaj Labuhan Batu Tutup Pelayanan Tidak Aktif

Sebarkan artikel ini

Labuhan Batu – LensaBidik.Com

Prosesi pelepasan jamaah calon haji Kabupaten Labuhan batu yang tergabung dalam Kloter 13 Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi dilaksanakan dengan suasana hikmat. Kegiatan berlangsung di Aula Asrama Haji Rantauprapat, Selasa (05/05/2026) pagi sekitar pukul 06.30 WIB, dan dipimpin langsung oleh Bupati Labuhan batu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., MKM.

Turut hadir Wakil Bupati H. Jamri, ST., Kapolres Labuhan batu AKBP Wahyu Endrajaya, Dandim 0209/LB Letkol Kav Hanung Kaptiaji, Ketua DPRD Labuhan batu Arjan Priadi Ritonga, Sekretaris Daerah Ir. Hasan Heri Rambe, Kepala Kantor Kementerian Agama Labuhan batu Dr. H. Asbin Pasaribu, Kepala Kantor Kemenhaj Labuhan batu Dr. H. Mahdan Munthe, S.Ag., M.A., Ketua TP PKK Labuhan batu Ny. Wan Jumasari Dewi, para staf ahli Bupati, Asisten Setdakab, para kepala OPD, camat, Ketua MUI Labuhan batu, pimpinan PT Bank Sumut Cabang Rantauprapat, tokoh agama, keluarga jamaah, serta tamu undangan lainnya.

Sebanyak 218 jamaah diberangkatkan dalam Kloter 13, terdiri dari 91 jamaah laki-laki dan 127 jamaah perempuan.

Kepala Kantor Kemenhaj Labuhan batu, Mahdan Munthe, melaporkan total peserta yang tergabung dalam kloter ini berjumlah 224 orang, terdiri dari 218 jamaah dan 6 petugas. Ia juga menyampaikan bahwa jamaah tertua laki-laki adalah Kasmiran Kartiani Abdullah (84 tahun), sementara jamaah tertua perempuan yakni Nurhamni Dalimunthe (80 tahun) dan Masintan Hasibuan (80 tahun).

Baca Juga :  Kakanwil Kemenagsu Hadiri Silatnas FKUB dan Lembaga Keagamaan 2025

“Untuk jamaah termuda laki-laki terdapat dua orang, yaitu Muhammad Fauzi dan Ahmad Nasyrullah Tsani yang masing-masing berusia 18 tahun. Sedangkan jamaah termuda perempuan adalah Fitri Anisah Nasution yang berusia 29 tahun,” ungkapnya.

Dalam sambutannya, Bupati Labuhan batu menegaskan bahwa ibadah haji merupakan perjalanan spiritual yang agung, bukan sekadar perjalanan biasa. Oleh karena itu, dibutuhkan kesiapan fisik, mental, serta keikhlasan hati.

“Kami berpesan kepada seluruh jamaah agar meluruskan niat semata-mata karena Allah SWT, menjaga kesehatan, mematuhi arahan petugas demi kelancaran bersama, serta menjaga sikap, tutur kata, dan nama baik Kabupaten Labuhan batu,” ujar Bupati.

Ia juga berharap seluruh jamaah dapat menjalankan rangkaian ibadah dengan khusyuk dan kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur.

Hal senada disampaikan Ketua DPRD Labuhan batu, Arjan Priadi Ritonga. Ia mengucapkan selamat kepada seluruh jamaah yang akan menunaikan ibadah haji.

“Atas nama pimpinan dan anggota DPRD Labuhan batu, kami mengucapkan selamat menunaikan ibadah haji. Jaga kesehatan, kekompakan, serta patuhi arahan petugas. Kepada petugas haji, kami berharap dapat memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah,” tuturnya.

Baca Juga :  Menag: Asia Tenggara Siap Jadi Pusat Peradaban Islam Baru

Usai prosesi pelepasan, jamaah Kloter 13 diberangkatkan dari Asrama Haji Rantauprapat menuju Embarkasi Haji Medan. Selanjutnya, jamaah dijadwalkan bertolak ke Tanah Suci melalui Bandara Kualanamu pada 6 Mei 2026.

Kantor kementerian haji tutup masyarakat kecewa

Pemberangkatan jamaah haji Kabupaten Labuhan batu menyisakan etos kerja yang tidak baik bagi kantor kementerian haji. Dimana kantor tersebut tutup selama dua hari dengan alasan mengantar jamaah haji ke asrama haji Medan. Seharusnya Kakan kementerian haji Labuhan batu membuat piket agar tidak semua pegawai mengantar jamaah haji ke Medan, sehingga pelayanan terhadap masyarakat berjalan sebagaimana biasa.

Dari pantauan kami, ada masyarakat yang ingin mendaftar merasa kecewa padahal mereka dari daerah yang jauh. Begitu juga seorang bapak yang ingin mengambil paspornya karena tidak jadi berangkat juga kecewa tidak ada yang bisa di hubungi di kantor kemenhaj kab.labuhanbatu. kepala kantor sendiri sampai saat ini dihubungi tidak aktif handphone nya.

Untuk itu masyarakat Kab. Labuhan batu meminta kepada kakanwil agar memberi teguran kepada saudara Kakan kemenhaj DR. H. Mahdan Munthe agar lebih pro aktif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dan masyarakat juga menghimbau agar memilih pejabat di kemenhaj adalah orang yang peduli terhadap masyarakat. Bukan minta dilayani.

Baca Juga :  Kanwil Kemenagsu Laksanakan Rakor KUB dan Pemantauan EWS

Saat media www.Lensabidik.Com konfirmasi kepada Kakan kemenhaj labuhan batu Mahdan Munthe  melalui WhatsApp nya di No  0821-6008 – 7xxx hal tersebut beliau buang badan dan menyampaikan “saya kurang sehat,tanyakan aja sama KTU Andry”

Namun kru media meminta tanggapan Kanwil Kemenhaj Sumut Dr.H.Zulkifli Sitorus MA dalam hal Kantor pelayanan Kemenhaj Labuhan Batu yang tutup beliau menyampaikan” Pegawai Kemenhaj di Kab/kota khususnya Labuhan Batu masih sangat terbatas dan masih kurang.konfirmasi saja dengan Kakan kemenhaj labuhan Batu soal kebutuhan SDM dan distribusinya dalam rangka mengurus jemaah yg diberangkatkan ke Emberkasi.tks”ujar kanwil Kemenhaj Sumut.

Sementara tokoh  masyarakat labuhan batu  Pak Daulay meminta kepada Mentri Haji dan Umroh RI copot Kakan Kemenhaj Labuhan Batu yang tidak becus melayani masyarakat.bukan malah baik setelah pisah dari kementrian Agama, malah lebih bobrok  terlebih di Labuhan batu, kami masyarakat akan mengirimkan surat kepada Mentri Haji dan Umroh serta wamenhaj RI. Ujar Daulay.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *