Example floating
Example floating
Berita

Semarak HUT RI ke-80 di Darul Aman, Warga Bingung: “Ini Peninggalan Belanda. 

246
×

Semarak HUT RI ke-80 di Darul Aman, Warga Bingung: “Ini Peninggalan Belanda. 

Sebarkan artikel ini

Aceh Timur – Lensabidik.Com

Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Kecamatan Darul Aman, Kabupaten Aceh Timur, Minggu berlangsung meriah dan tertib. Namun di balik kemeriahan, ada pemandangan unik yang membuat awak media dan warga terheran-heran.

Pantauan awak media suasana kantor pemerintahan tempat berlangsungnya acara terlihat bersih, rapi, dan penuh nuansa merah putih. Tapi ketika mata melirik ke arah bangunan, justru muncul pertanyaan kocak: “Ini peninggalan Belanda atau bukan?”

Baca Juga :  Korcam Dan Kordes, Serta Simpatisan Fanayama Berjuang Siap Mengantar Paslon Firman-Robert Bupati Dan Wakil Bupati Nisel

Seorang pegawai yang ditanya awak media hanya tersenyum kecut dan menjawab pendek: “Ngak tau saya pak, no komen.” Jawaban itu justru memantik tawa jurnalis sekitar, karena seakan-akan bangunan itu menyimpan rahasia sejarah yang tak ingin dibongkar.

Baca Juga :  Sisihkan Waktu, Kapolsek Medan Barat Berikan Bantuan Kursi Roda dan Bagikan Beras Kepada Warga Penyandang Disabilitas

Meski begitu, semangat kemerdekaan tetap terasa kuat. Warga antusias mengikuti rangkaian acara, mulai dari upacara hingga berbagai perlombaan. Hanya saja, gedung kecamatan yang digunakan seakan ikut berpartisipasi dengan cat yang bagus , dinding retak, dan atap yang tampak mengeluh karena berat usia.

“Acara jalannya bagus, meriah sekali. Cuma bangunannya kantor camat aja yang kayaknya lebih tua dari peserta upacara,” ujar seorang jurnalis sambil tertawa

Baca Juga :  Atap Rumah Warga Berterbangan Akibat Hujan Angin Kencang Serta Menumbangkan Pohon 

Dengan demikian, HUT RI ke-80 di Darul Aman tidak hanya meninggalkan cerita tentang semangat nasionalisme, tapi juga kisah lucu tentang gedung kantor Camat (“misterius”) yang entah peninggalan Belanda atau hanya korban lupa renovasi atau di bangun baru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *