Labuhan Batu – Lensabidik.Com
Peringatan hari santri ke 10 di kabupaten Labuhan batu dipusatkan di lapangan Ika bina en pabolo. Bertindak selaku inspektur upacara wakil bupati Kabupaten Labuhan batu H. Jamri, ST.
Dalam amanatnya, inspektur upacara mengajak para santri untuk mengingatkan momentum sejarah perjuangan 10 Nopember 1945, bahwa para santri bukan saja sebagai orang yang menuntut pendidikan dan mengajarkan agama saja, tapi ikut berjuang mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Jika dahulu santri berjuang untuk menguatkan negeri dengan perjuangan kemerdekaan sekarang santri menguatkan negeri dengan menuntut ilmu.

Pada tahun 1945 kita akan berulang tahun ke 100 yang disebut Indonesia emas, maka kita membutuhkan anak anak yang berpendidikan. Maka santri jangan minder, santri boleh menjadi teknokrat, ulama, pendidik dan sebagainya. K
Ingat dengan kalimat Man Jadda wa Jadda, siapa yang bersungguh-sungguh dialah yang mendapat.
Saya mengajak seluruh santri jadi pelopor persatuan, kerukunan dan jadikan nilai nilai agama sebagai merawat bumi kita. Jangan perbedaan memecah kita. Indonesia kuat karena kebersamaan.
Alhamdulillah tahun ini presiden Prabowo menyetujui dirjen Pondok pesantren. Semoga dengan adanya dirjen pesantren menjadi lebih baik dan lebih maju serta menjadi solusi untuk yang akan datang. Hari santri bukan saja milik pesantren, bukan saja milik umat Islam. Tapi hari santri milik kita semua, bangsa Indonesia.
Marilah kita mendoakan para ulama, pahlawan dan semua yang berjuang untuk meneruskan perjuangan mereka.
Hari santri tahun ini, dilaksanakan berbagai perlombaan antara lain Musabaqoh Qiraatul Qutub, pidato bahasa arab, inggris dan Indonesia, futsal, badminton, marawis dll. Sebagai juara umum pertama pondok pesantren Raudhatul Ulum Aek Nabara, juara umum kedua pesantren Daarul Muhsinin Bilah Hulu dan ketiga Pesantren Nurul Iman Labuhan batu
Menurut ketua panitia Ihsan Jaya Ritonga, SDH pada pelaksanaan peringatan hari santri di ikuti lebih kurang 2000 orang dari semua pondok pesantren yang berada di Kabupaten Labuhan batu. Juga dihadiri unsur forkopimda, Kakan Kemenag Kab. Labuhan batu DR. H. Asbin Pasaribu Ma, Kakan kemenhaj H. Luhut, MA. Ketua MUI Drs. HA. Hamid Zahid, dan perwakilan ormas sekabupaten Labuhan batu, juga hadir Para KUA sekabupaten Labuhan batu dan ASN kementerian agama serta para undangan.
Setelah pelaksanaan upacara, dilaksanakan pawai oleh para santri Se Kabupaten Labuhan batu mengelilingi kota Rantauprapat













