Example floating
Example floating
Haji 2026

Pembimbing Ibadah KNO 13 Berikan Terapi Gratis kepada Jemaah Haji dengan Alat Barqun

33
×

Pembimbing Ibadah KNO 13 Berikan Terapi Gratis kepada Jemaah Haji dengan Alat Barqun

Sebarkan artikel ini

Mekkah – Lensabidik.Com

Di sela-sela pelaksanaan ibadah haji di Kota Mekkah, Pembimbing Ibadah Kloter 13 Embarkasi Medan (KNO 13), H. Tukino, M.Sos, memberikan pelayanan tambahan berupa terapi gratis kepada jemaah haji yang mengalami keluhan ringan akibat kelelahan selama menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci.

Pelayanan tersebut dilakukan di hotel tempat jemaah menginap. Dengan penuh kepedulian, H. Tukino membantu salah seorang jemaah lanjut usia yang mengeluhkan rasa tidak nyaman pada bagian kepala dan tubuh setelah mengikuti berbagai aktivitas ibadah haji yang cukup menguras tenaga.

Baca Juga :  Sekda Pemprovsu lepas kloter 1 jammah haji Embarkasi Medan Didampingi Oleh Kanwil Kemenhaj sumut Tanpa Iringan Talbiyah

Terapi yang digunakan adalah alat terapi Barqun, yaitu alat terapi tradisional yang terbuat dari tanduk sapi qurban. Alat ini digunakan dengan teknik tertentu sebagai ikhtiar untuk membantu memberikan rasa nyaman, meredakan ketegangan otot, serta membantu memperlancar relaksasi tubuh pada jemaah yang mengalami keluhan ringan.

H. Tukino menjelaskan bahwa pelayanan kepada jemaah tidak hanya sebatas membimbing pelaksanaan ibadah sesuai tuntunan syariat, tetapi juga memberikan perhatian terhadap kondisi fisik dan psikologis jemaah, terutama para lanjut usia yang membutuhkan pendampingan lebih intensif.

Baca Juga :  Wakil Bupati Atika Antarkan 342 Jemaah Haji, Chandra Lubis Turut Dampingi dengan 11 Bus ALS

“Jemaah haji adalah tamu Allah yang harus kita layani dengan sebaik-baiknya. Selain memberikan bimbingan ibadah, kami juga berupaya membantu menjaga kenyamanan dan kebugaran jemaah melalui berbagai ikhtiar yang bermanfaat, sehingga mereka dapat melaksanakan ibadah dengan lebih tenang dan khusyuk,” ujarnya.

Para jemaah menyambut baik pelayanan tersebut. Mereka merasa terbantu dengan perhatian yang diberikan oleh pembimbing ibadah, sehingga dapat kembali bersemangat dalam melanjutkan rangkaian ibadah haji.

Meski demikian, H. Tukino mengingatkan bahwa terapi Barqun merupakan upaya pendamping untuk membantu memberikan kenyamanan pada keluhan ringan dan bukan sebagai pengganti pemeriksaan maupun pengobatan medis. Apabila jemaah mengalami keluhan yang berat atau berkelanjutan, mereka tetap dianjurkan untuk segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan kloter atau petugas medis yang bertugas.

Baca Juga :  Prof.Dr.H.Nispul Khoiri. M.Ag Sampaikan Pembekalan Kepada  Petugas Haji, Karu dan Karom Kloter 11

Kepedulian dan semangat melayani yang ditunjukkan oleh Pembimbing Ibadah KNO 13 menjadi wujud nyata pengabdian dalam mendampingi para dhuyufurrahman, agar dapat menunaikan ibadah haji dengan aman, nyaman, sehat, dan memperoleh haji yang mabrur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *