Example floating
Example floating
Berita

Masyarakat Sirombu Resah Dengan Ternak yang Berkeliaran Serta kotoran Dimana-Mana

234
×

Masyarakat Sirombu Resah Dengan Ternak yang Berkeliaran Serta kotoran Dimana-Mana

Sebarkan artikel ini

Sirombu Lensabidik.Com

Masyarakat desa sirombu khususnya daerah pantai sirombu dan pasar sirombu, resah dengan berkeliaran ternak hewan seperti sapi,kerbau dan juga kotorannya dimana-mana.

Salah satu masyarakat sirombu menyampaikan kekecewaannya karna kotoran hewan dimana -mana apa lagi di salah satu vihara banyak sekali kotoran hewan tersebut dan bukan saat ini saja sudah berulang kali, walau Pemdes sudah membuat himbauan namun para pemilik ternak sepertinya acuh tak acuh.

Baca Juga :  Pemkab Nias Barat Laksanakan Upacara Pengibaran Bendera, Dan Penyerahan SK PPPK , Bupati Tegaskan Disiplin dan Profesionalisme ASN

Kita meminta pihak pemkab Nias barat agar secepatnya mengambil tindakan tersebut seperti camat sirombu dan Pj Kades sirombu.

Media mencoba mengkonfirmasi dengan Pj. Kades sirombu Veni Hidayati.Am.Keb, menyampaikan telah ditertibkan sementara dari pemdes sudah memberikan himbauan dengan memasang spanduk penertiban hewan ternak, namun setelah di tanya oleh media kalau sudah di himbau pemdes dengan spanduk kenapa terulang lagi…? Sementara desa sirombu adalah ikon wisata nias barat, Pj Kades sirombu menyampaikan, akan segera berkordinasi dan melibatkan lintas sektor. Ujar Pj Kades Sirombu Venni.( 29/10/25)

Baca Juga :  PT. Taipan Asri Internasional Tak Miliki Izin Lingkungan serta Nunggak Pajak PBB  Sebesar Rp.1,197 Milyar, diduga dibekingi Oknum TNI AU

Sementara tokoh pemuda Paulus Gulo menyampaikan seharusnya dinas Pariwisata ikut andil dalam hal ini karna sirombu masuk dalam ikon pariwisata, kalau kotoran hewan dimana -mana gimana para pengunjung  mau datang, sebenarnya kalau pemdes nya giat promosi untuk wisata di sirombu itu menjadi menambah pendapatan untuk desa sirombu ujar Paulus.

Baca Juga :  Kakanwil Kemenag Sumut Monitoring Pelaksanaan ANBK Tingkat Madrasah Aliyah

Oleh sebab itu kita meminta Bupati Nias Barat melalui Kadis Pariwisata segera turun tangan dalam hal tersebut, kalau hanya PJ Kades Sirombu aja yang berbicara saya yakin ini akan terulang kembali, kalau bisa buat perda untuk menjerat para pemilik ternak tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *