Example floating
Example floating

Berita

Bupati Nias Hadiri Panen Jagung Perdana di Lahan BUMDes Desa Umbu

80
×

Bupati Nias Hadiri Panen Jagung Perdana di Lahan BUMDes Desa Umbu

Sebarkan artikel ini

Nias – Lensabidik.Com

Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai pelaksanaan panen perdana jagung Program Ketahanan Pangan di Desa Umbu, Kecamatan Gido, Kabupaten Nias. Sabtu, (04/10/2025).

Direktur BUMDes Sohahau Cross Meri Waruwu menyampaikan bahwa panen ini adalah momen penting dan membanggakan, terutama bagi para petani dan seluruh pihak yang telah berkontribusi.

“Ini adalah hasil nyata dari kerja keras, kebersamaan, dan komitmen kita dalam mendukung ketahanan pangan di desa. Kehadiran Pemerintah Kabupaten Nias memberikan motivasi besar untuk terus meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi ke depan,” ujarnya.

Baca Juga :  Bupati Nias Hadiri Perayaan Natal Keluarga Besar RSUD dr. M. Thomsen Nias

Ia juga menjelaskan bahwa perjalanan menuju panen ini tidak mudah. Mulai dari keterbatasan dana sejak pembukaan lahan hingga tantangan bencana alam seperti banjir yang sempat mengganggu pertumbuhan tanaman.

“Kami tidak menyerah. Kami segera berkoordinasi dengan penyuluh pertanian untuk mencari solusi. Berkat kerja sama semua pihak dan pertolongan Tuhan, hari ini kita bisa panen,” jelasnya.

Meri berharap panen ini bisa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta menjadi langkah awal untuk kegiatan pertanian berkelanjutan yang berdampak langsung pada peningkatan ekonomi desa.

Sementara itu, Bupati Nias Yaatulo Gulo, S.E., S.H., M.Si dalam sambutannya mengungkapkan bahwa saat program ini diluncurkan, tidak sedikit yang meragukan keberhasilannya. Namun hari ini, kata beliau, semua keraguan itu telah terjawab.

Baca Juga :  Ubah Logo Baru, BTN Makin Percaya Diri

“Kalau kita tidak pernah mencoba, kita tidak akan pernah punya cerita. Hari ini kita panen, dan ini adalah bukti keberhasilan,” tegasnya.

Bupati juga menegaskan bahwa tahun ini 2 hektare lahan berhasil dikelola, dan target tahun depan adalah meningkatkan luasan menjadi 4 hektare. Untuk mencapai hal itu, ia menekankan pentingnya sinergi antara Koperasi Desa Merah Putih, BUMDes, dan Program Ketahanan Pangan.

Baca Juga :  Usut Tuntas LHP BPK RI 2023 PTPN II, El Adriah Shah : Auditor Negara Temukan 15 Masalah

“Dinas Pertanian bertanggung jawab dalam teknis budidaya, Dinas Sosial mengelola tata kelola dan pertanggungjawaban. Semua harus berjalan bersama,” tambahnya.

Bupati pun menyampaikan rasa bangga terhadap pencapaian Desa Umbu. Meski produktivitas masih bisa ditingkatkan, ia menyebut ini sebagai awal yang baik, dengan banyak pelajaran yang bisa diterapkan di musim tanam berikutnya.

“Kami ingin program ini terus berlanjut. Hasil panen harus dikelola, dijual, dan digunakan kembali untuk proses tanam berikutnya, tentunya dengan pengawasan yang baik dan transparan,” ujarnya.

Sumber : Kominfo Nias

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *